.

ARTIKEL TERFAVORIT

ARTIKEL TERBARU

SEKILAS PADUAN SUARA SMP AN-Nur

Written By SMP An-Nur Bululawang on Jumat, 29 Mei 2015 | 20.20




SEKILAS PADUAN SUARA
SMP AN-Nur

Paduan suara (P.S.S) adalah sebuah organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang olah vokal dan tarik suara.
Paduan suara Indonesia tidak berpihak pada golongan politik, ras, suku ataupun agama tertentu,dan murni sebagai oganisasi wadah dari kreatifitas anak bangsa dalam bidang tarik suara. Organisasi paduan suara dalam pelaksanaannya juga tidak melakukan pembedaan tetapi mengutamakan Bakat dan minat peserta didik  dalam olah vokal.
Paduan suara (P.S.S) Unit SMP An Nur, Sebagai bagian dari ekstrakurikuler di SMP An-Nur Bululawang berusaha untuk terus mengasah kemampuan untuk menjadi  yang tangguh dan professional.
Paduan suara Unit SMP An-Nur yang kemudian disingkata P.S.S didirikan pada tanggal 9 Mei 2012 . Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan oleh para pendiri, Bapak Shoim as’ari(Yang kemudian menjadi kepala urusan Kesiswaan SMP AN Nur),Bapak Abdul Mufied,Bapak Takhliful ghoza dan dibantu oleh kesiswaan. Hingga saat ini Paduan suara masih menunjukkan eksisitensinya sebagai salah satu kegiatan kesiswaan yang cukup menjadi perhatian seluruh siswa. Paduan suara saat ini memiliki anggota sekitar 138 putra-putri dan telah banyak melahirkan para pemimpin baik di internal sekolah (SMP) maupun tingkat lanjut (SMA).
Berikut nama-nama ketua Paduan Suara dari Periode ke periode, antara lain :
1.    Periode Pertama (2011/2012) atas nama M.Adji Bagaskara
Periode Pertama (20112012) atas nama   Nadia fatma huwaidah
2.    Periode Kedua (2012/2013) atas nama     Ahmad nurdian
Periode Kedua (2012/2013) atas nama     Rizkiana dewi lestari
3.    Periode Ketiga (2013/2014) atas nama     M.Idham ziddan alif
4.    Periode Kedua (2014/2015) atas nama Dwi ari anggara.
Periode Kedua (2014/2015) atas nama Intan islamiah.
Selain memiliki para ketua untuk menjalankan roda kepemimpinan, Paduan suara pun juga memiliki Dewan Pembina yang berlatar aktivis dalam bidang seni musik, hal ini dimaksudkan untuk memberikan pembinaan baik secara manajerial maupun ilmu Vokal dan tarik suara. Dewan Pembina beranggotakan antara lain; Bapak takhliful ghoza ,  dan Bapak M.Radea.

VISI MISI DAN TUJUAN EKSTRAKURIKULER PADUAN SUARA :
    Memperluas pengetahuan kedalam pikiran orang lain.
    Memperkaya imajinasi.
    Meninngkatkan intelegensia dan kebahagiaan.
    Memperkuat daya tahan tubuh melalui pernafasan yang benar.
    Memperbaiki tenaga,daya tahan tubuh,dan cara yang benar dalam bernyanyi.
    Memperkuat daya ingat dan konsentrasi.
    Melepaskan perasaan emosi yang tependam.
    Mengembangkan kepercayaan diri,kepribadian,dan ketenangan serta meningkatkan kualitas kepemimpinan.
    Musik merupakan kekayaan budaya.
    Memberi kesenangan diri sendiri dan orang sekitar.

SELAYANG PANDANG JURNALISTIK SMP AN NUR







SELAYANG PANDANG
JURNALISTIK SMP AN NUR


Jurnalistik adalah sebuah organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang Jurnalis . Jurnalistik  selalu berpegang teguh pada  Prinsip Dasar “Fakta,Aktual,Kreatif,dan Terpercaya”.
Jurnalistik Indonesia tidak berpihak pada golongan politik, ras, suku ataupun agama tertentu. Jurnalistik Indonesia dalam pelaksanaannya juga tidak melakukan pembedaan tetapi mengutamakan Fakta yang ada dilapangan dan memberikan wadah kreatif  bagi pesertanya .
Jurnalistik Sebagai bagian dari ekstrakurikuler di SMP An-Nur Bululawang berusaha untuk terus mengasah kemampuan untuk menjadi relawan yang tangguh dan professional.
Jurnalistik Unit SMP An-Nur  didirikan pada tanggal 9 Februari 2008 yang bertepatan dengan Hari Senin. Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan oleh para pendiri Bapak M.Shohib,S.Pd,M.Abdul rouf,M.Pd dan dibantu oelh kesiswaan. Hingga saat ini Jurnalistik unit SMP An Nur masih menunjukkan eksisitensinya sebagai salah satu kegiatan kesiswaan yang cukup mejadi perhatian seluruh siswa. Jurnalistik saat ini memiliki anggota sekitar 189 putra-putri dan telah banyak melahirkan para pemimpin baik di internal sekolah (SMP) maupun tingkat lanjut (SMA).
Berikut nama-nama ketua Jurnalistik  dari Periode ke periode, antara lain :
1.    Periode Pertama (2011/2012) atas nama A.Burhanul Muttaqin
Periode Pertama (20112012) atas nama  Sayyidah fatimah
2.    Periode Kedua (2012/2013) atas nama M.Burhan Mu’tasim Billah
Periode Kedua (2012/2013) atas nama Hidayati
3.    Periode Ketiga (2013/2014) atas nama M.Saifuddin zain
Periode Kedua (2013/2014) atas nama Anggun pertiwi
4.    Periode Kedua (2014/2015) atas nama M.Al Qodri
Periode Kedua (2014/2015) atas nama Dwi aristia
Selain memiliki para ketua untuk menjalankan roda kepemimpinan, Jurnalistik pun juga memiliki Dewan Pembina yang berlatar aktivis Jurnalis, hal ini dimaksudkan untuk memberikan pembinaan baik secara manajerial maupun ilmu kejurnalistikan. Dewan Pembina beranggotakan antara lain; Bapak M.Shohib,S.Pd dan Bapak M.Abdul Rouf,M.Pd .

VISI MISI DAN TUJUAN
EXTRAKURIKULER JURNALISTIK
1)    Mencetak kader yang sholihin dan sholihat.
2)    Menumbuhkan minat dan bakat peserta didik di bidang ke-Jurnalisan.
3)    Sebagai wadah dari minat peserta didik terutama bakat di bidang menulis.
4)    Menumbuh kembangkan bakat dari peserta didik terutama dibidang kekreatifan.
5)    Memupuk semangat peserta didik untuk memiliki jiwa kritis,jeli,dan fokus terhadap segala sesuatu .

SEJARAH KEPALANG MERAHAN (Kilas Balik PMR SMP AN-Nur)






SEJARAH KEPALANG MERAHAN
(Kilas Balik PMR SMP AN-Nur)

Palang Merah Indonesia (PMI) adalah sebuah organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan. PMI selalu berpegang teguh pada tujuh Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan sabit merah Internasional yaitu kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan. Sampai saat ini PMI telah berada di 33 PMI Daerah (tingkat provinsi) dan sekitar 408 PMI Cabang (tingkat kota/kabupaten) di seluruh Indonesia.
Palang Merah Indonesia tidak berpihak pada golongan politik, ras, suku ataupun agama tertentu. Palang Merah Indonesia dalam pelaksanaannya juga tidak melakukan pembedaan tetapi mengutamakan objek korban yang paling membutuhkan pertolongan segera untuk keselamatan jiwanya.
Palang Merah Remaja (PMR) Unit SMP An-Nur bagian tak terpisahkan dari PMI itu sendiri, mengingat PMI sebagai organisasi induk bagi organisasi kepalangmerahan lainnya tentu memiliki tugas pokok dan fungsi (TUPOKSI) yang sama yaitu berpegang teguh pada prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan sabit merah Internasional. PMR Sebagai bagian dari ekstrakurikuler di SMP An-Nur Bululawang berusaha untuk terus mengasah kemampuan untuk menjadi relawan yang tangguh dan professional.
PMR Unit SMP An-Nur yang kemudian disingkata PaMeRan didirikan pada tanggal 2 Mei 2012 yang bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional. Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan oleh para pendiri Bapak Romadhon, Abdul Mufied dan dibantu oelh kesiswaan. Hingga saat ini PMR masih menunjukkan eksisitensinya sebagai salah satu kegiatan kesiswaan yang cukup mejadi perhatian seluruh siswa. PMR saat ini memiliki anggota sekitar 150 putra-putri dan telah banyak melahirkan para pemimpin baik di internal sekolah (SMP) maupun tingkat lanjut (SMA).
Berikut nama-nama ketua PMR dari Periode ke periode, antara lain :
1.    Periode Pertama (2011/2012) atas nama M. Alvinas Erik (Ketua PMR Putra)
Periode Pertama (20112012) atas nama Warda Lestari (Ketua PMR Putri)
2.    Periode Kedua (2012/2013) atas nama Akmal Miftahurrizki H (Ketua PMR Putra)
Periode Kedua (2012/2013) atas nama Hizroul Laili (Ketua PMR Putri)
3.    Periode Ketiga (2013/2014) atas nama Muadz Hazmy (Ketua PMR Putra)
Periode Kedua (2013/2014) atas nama Tania Mardiana A (Ketua PMR Putri)
4.    Periode Kedua (2014/2015) atas nama Syahlan Nur Windu (Ketua PMR Putra)
Periode Kedua (2014/2015) atas nama Siti Nurul Azizah (Ketua PMR Putri)
Selain memiliki para ketua untuk menjalankan roda kepemimpinan, PMR pun juga memiliki Dewan Pembina yang berlatar aktivis kepalangmerahan, hal ini dimaksudkan untuk memberikan pembinaan baik secara manajerial maupun ilmu kepalangmerahan. Dewan Pembina beranggotakan antara lain; Bapak Romadhon (Mr. Don’t panggilan akrab), Bapak Jamaluddin (Mr. Genta panggilan akrab) dan Bapak Ahrol Khan (Mr. Ahkhan).
TRI BAKTI PMR
Dalam PMR ada tugas yang harus dilaksanakan, dalam PMR dikenal tri bakti yang harus diketahui, dipahami dan dilaksanakan oleh semua anggota. TRIBAKTI PMR  tersebut adalah:
1. Taqwa kepada tuhan yang maha Esa
2. Berkarya dan berbakti kepada masyarakat
3. Mempererat persahabatan nasional dan internasional.
TINGKATAN PMR
Di Indonesia dikenal ada 3 tingkatan PMR sesuai dengan jenjang pendidikan atau usianya
1.    PMR Mula adalah PMR dengan tingkatan setara pelajar Sekolah Dasar (10-12 tahun). Warna 
emblem Hijau
2.    PMR Madya adalah PMR dengan tingkatan setara pelajar Sekolah Menengah Pertama (12-15 
tahun). Warna emblem Biru Langit
3.    PMR Wira adalah PMR dengan tingkatan setara pelajar Sekolah Menengah Atas (15-17 tahun). Warna emblem Kuning
PRINSIP DASAR KEPALANG-MERAHAN
Dalam PMR dikenalkan 7 Prinsip Dasar yang harus diketahui dan dilaksanakan oleh setiap anggotanya. Prinsip-prinsip ini dikenal dengan nama"7 Prinsip Dasar Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional" (Seven Fundamental Principle of Red cross and Red Crescent).


• KEMANUSIAAN
Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah lahir dari keinginan untuk memberikan pertolongan kepada korban yang terluka dalam pertempuran tanpa membeda-bedakan mereka dan untuk mencegah serta mengatasi penderitaan sesama. Tujuannya ialah melindungi jiwa dan kesehatan serta menjamin penghormatan terhadap umat manusia. Gerakan menumbuhkan saling pengertian, kerja sama dan perdamaian abadi antar sesama manusia.
• KESAMAAN
Gerakan memberi bantuan kepada orang yang menderita tanpa membeda-bedakan mereka berdasarkan kebangsaan, ras, agama, tingkat sosial atau pandangan politik. tujuannya semata-mata ialah mengurangi penderitaan orang lain sesuai dengan kebutuhannya dengan mendahulukan keadaan yang paling parah.
• KENETRALAN
Gerakan tidak memihak atau melibatkan diri dalam pertentangan politik, ras, agama, atau ideologi.
• KEMANDIRIAN
Gerakan bersifat mandiri, setiap perhimpunan Nasional sekalipun merupakan pendukung bagi pemerintah dibidang kemanusiaan dan harus mentaati peraturan hukum yang berlaku dinegara masing-masing, namun gerakan bersifat otonom dan harus menjaga tindakannya agar sejalan dengan prinsip dasar gerakan.
• KESUKARELAAN
Gerakan memberi bantuan atas dasar sukarela tanpa unsur keinginan untuk mencari keuntungan apapun.
• KESATUAN
Didalam satu Negara hanya boleh ada satu perhimpunan Nasional dan hanya boleh memilih salah satu lembaga yang digunakan Palang merah Bulan Sabit Merah. Gerakan bersifat terbuka dan melaksanakan tugas kemanusiaan diseluruh wilayah negara bersangkutan.
• KESEMESTAAN
Gerakan bersifat semesta. Artinya, gerakan hadir diseluruh dunia. Setiap perhimpunan Nasional mempunyai status yang sederajat, serta memiliki hak dan tanggung jawab yang sama dalam membantu sama lain.

AL-QADRI, SISWA SMP AN-NUR PERAIH JUARA I OSN MATEMATIKA DARI PAK RENDRA PADA UPACARA HARDIKNAS DI STADION KANJURUHAN

Written By SMP An-Nur Bululawang on Minggu, 03 Mei 2015 | 02.22








MEMPERINGATI HARI PENDIDIKAN NASIONAL di SMP ANNUR BULULAWANG, SEMUA PETUGAS UPACARA DARI DEWAN GURU









RENCANA AULA SMP AN-NUR BULULAWANG

Written By SMP An-Nur Bululawang on Minggu, 22 Maret 2015 | 22.05

RENCANA AULA SMP AN-NUR TAMPAK DEPAN

KISI-KISI UTS GENAP

Written By SMP An-Nur Bululawang on Kamis, 19 Maret 2015 | 00.09

https://www.dropbox.com/s/q1pe30b5y9w0ifp/kisi-kisi%20UTS%20GENAP%20-2015%20SMPANNUR.zip?dl=0

 
Support : falaptop.com
Copyright © 2009. SMP AN-NUR - All Rights Reserved